Monday, March 24, 2014

FOTO: Sisi Lain Keindahan Air yang Mengagumkan

Sungai bercabang dan berliuk-liuk terlihat di Moos Pond, Kanada, 21 Agustus 2012.


Sisi Lain dari Keindahan Air (© Reuters Photo)
Warga desa Kashmir mendayung perahunya melintasi danau Wular yang tertutup dengan ilalang di Bandipora, India, 13 Agustus 2012.


Sungai yang meliuk-liuk melintas di hutan tropis Amazon di Mato Grosso State, Brasil, 18 Mei 2005.


Sisi Lain dari Keindahan Air (© Reuters Photo)
Bayangan pesawat Air Force One di atas sungai sebelum mendarat di Bandara Internasional Atlantic City , New Jersey, 31 Oktober 2012.


Sisi Lain dari Keindahan Air (© Reuters Photo)
Terlihat kolam renang dengan air yang masih jernih di sebuah taman belakang rumah warga yang terendam banjir di Jerman, 10 Juni 2013.


Sisi Lain dari Keindahan Air (© Reuters Photo)
Sebuah dermaga kapal pribadi terlihat kosong menjelang kedatangan presiden Amerika Serikat di Chicago, 27 April 2011.


Sisi Lain dari Keindahan Air (© Reuters Photo)
Pesawar luar angkasa dibawa menuju museum melalui jalur Sungai Hudson, Amerika Serikat, 6 Juni 2012.


Sisi Lain dari Keindahan Air (© Reuters Photo)
Kawanan domba yang menyeberang sungai Yangtze di Provinsi Anhui, Cina, 9 Oktober 2012.


Sisi Lain dari Keindahan Air (© Reuters Photo)
Warga berjalan di tepi pantai Nazare, Portugal, 29 Oktober 2013.


Sisi Lain dari Keindahan Air (© Reuters Photo)
Air terjun Iguacu, Brasil terlihat dari atas, 22 Maret 2008.





Mahmud Abbas dan Anaknya Beda Pandang Soal Negara Palestina







Generasi muda Palestina dikabarkan semakin frustasi. Mereka memandang negara-negara sahabat -- baik yang tergabung dalam Liga Arab, Kerja Sama Teluk, Organisasi Kerja Sama Islam, Non-Blok ataupun lainnya -- tidak bisa lagi diandalkan. Para pemimpin negara-negara tersebut kini lebih disibukkan masalah dalam negeri masing-masing.





Bahkan pemerintah Mesir kini menutup perbatasan Rafah yang merupakan akses satu-satunya warga Gaza terhadap dunia luar. Sebelumnya, ketika Ikhwanul Muslimin berkuasa, perbatasan Mesir-Gaza ini sempat dibuka bebas. Sementara itu, Amerika Serikat yang menjadi fasilitator perundingan lebih sering menekan pihak Palestina dan membela Israel.





Di dalam negeri, mereka melihat apa yang diperjuangan para politisi senior lewat manuver politik selama bertahun-tahun tanpa banyak hasil. Sedangkan untuk berjuang mengangkat senjata seperti halnya Perang Intifada (1987-1991) juga dipandang tidak banyak hasilnya. Militer Israel yang didukung AS terlalu kuat bila hanya dilawan pejuang Palestina dengan persenjataan seadanya.





Karena itulah barangkali bisa dipahami bila generasi muda Palestina kini semakin frustasi terhadap negara mereka yang merdeka dan berdaulat. Frustasi yang, mengutip media Al Sharq Al Awsat (20/03), menjadikan mereka bersikap lebih pragmatis. Lebih membumi dan tidak mengawang di langit.



Ini tentu berbeda dengan pandangan generasi tua Palestina yang merupakan para mantan aktivis dan pendiri organisasi-organisasi perlawanan seperti PLO (Palestine Liberation Organization) dan Hamas.





Untuk menggambarkan beda pendapat antar-dua generasi Palestina ini berikut saya kutip pandangan dua orang bapak dan anak, yaitu Mahmud Abbas dan Tariq Abbas. Mahmud Abbas, 78 tahun, adalah pendiri – bersama almarhum Yasir Arafat -- PLO/Fatah, dan kini Presiden Palestina. Sedangkan Tariq Abbas, 48 tahun, pebisnis di Ramallah, Tepi Barat. 





Selama sepekan di Washington, AS, pekan lalu, Abbas sang bapak diingatkan – oleh AS tentunya --sekarang merupakan peluang terakhir mewujudkan dua negara (Palestina dan Israel) lewat perundingan dengan Israel. Di Ramallah, Abbas si anak, menyatakan peluang terakhir itu sudah hilang sejak lama. Menurutnya, berbagai perundingan selama ini telah gagal mewujudkan Negara Palestina merdeka dan berdaulat.





Abbas si anak barangkali bisa mewakili pandangan generasi muda Palestina sekarang ini. Mereka tidak tertarik politik atau mengangkat senjata. Mereka hanya ingin hidup tenang. Karena itu, tidak masalah bagi mereka bila harus hidup dalam satu negara yang luasnya dari Sungai Yordania hingga Laut Tengah. Penduduknya mencakup Yahudi dan Arab dengan hak dan kewajiban yang sama. Ia berkeyakinan Israel tidak akan rela terbentuknya dua negara.










Dalam wawancara di Ramallah, saat ayahnya di Washington, Tariq menegaskan, ‘’Bila kalian tidak mau memberikan kepada kami kemerdekaan, minimal berilah kami hak-hak sipil (civil society). Inilah cara mudah dan tanpa kekerasan. Saya tidak mau membenci atau membunuh seseorang. Saya hanya ingin negara yang berdasarkan undang-undang.





’’Bulan lalu, dalam sebuah wawancara di Ramallah, Mahmud Abbas menuturkan, pembangunan permukiman yang terus dilakukan pemerintah Israel menjadikan anaknya yakin penyelesaian dua negara akan sulit diwujudkan. ‘’Saya mengatakan, ‘Hati-hati anakku. Kita sedang berusaha untuk mencapai penyelesaian dua negara. Inilah penyelesaian satu-satunya.’ Namun, ia (Tariq) menjawab, ‘’Mana negaramu itu? Saya sudah keliling ke mana-mana, dan melihat permukiman Yahudi ada di setiap tempat’.’’





Abbas sang bapak menambahkan, ‘’Saya katakan kepada anak saya, ‘Silakan, itu adalah pendapat kamu. Namun, kita tidak akan hidup dalam satu negara (bersama warga Yahudi).’ Ia cepat menjawab, ‘’Ayah silakan punya pendapat dan saya juga punya hak untuk mengatakan pendapat saya.’ Anak saya berpandangan seperti itu karena sudah frustasi. Ia melihat tidak ada kemungkinan penyelesaian dua negara di masa mendatang. ‘’





Masih mengutip Al Sharq Al Awsat, diskusi seperti di atas kini menjadi umum di antara para warga di rumah-rumah, kafe, dan tempat umum lainnya di Tepi Barat. Anak-anak dan para cucu mantan aktivis pendiri organisasi-organisasi perlawanan mulai meragukan tujuan dan cara perjuangan yang ditempuh oleh ayah maupun kakek mereka.





Dalam jajak pendapat oleh Lembaga Al Markaz Al Falestini lil Bukhuts Al Siyasiyah pada Desember tahu lalu memperlihatkan 65 persen warga Palestina berusia lebih dari 50 tahun mendukung penyelesaian dua negara, berbanding 47 persen mereka yang berusia antara 18-34 tahun. 





Menurut direktur eksekutif lembaga tersebut, Khalil Al Syaqaqy, sekitar sepertiga warga Palestina menyatakan keinginan mereka terhadap penyelesaian satu negara. Namun, jumlah itu lebih banyak untuk mereka yang di bawah 45 tahun. Mereka tidak lagi menuntut penyelesaian dua negara.





Al Syaqaqy, 60 tahun, menambahkan, generasi muda menganggap generasi tua telah gagal dan harus meninggalkan arena politik, berikut penyelesaian dua negara. Yang terakhir ini merupakan hasil Perundingan Oslo antara Palestina dan Israel pada 1993. 





Menurutnya, pandangan generasi tua terbentuk dari pengalaman sebagai aktivis dan perjuangan bersenjata. Sedangkan pandangan generasi muda dipengaruhi oleh kegagalan merealisasikan Kesepakatan Oslo dan bobroknya birokrasi Otoritas Palestina.





Juga berkembangnya internet dan media sosial. ‘’Kami menuntut kemerdekaan dan kedaulatan sedangkan generasi muda menuntut kesamaan hak dan kewajiban.’’Pertanyaannya, apa dan bagaimana penyelesaian satu negara tersebut? Apakah, misalnya, negara itu bernama Israel atau Palestina? Atau penggabungan dari dua negara tersebut? Lalu bagaimana sistem kenegaraan dan pemerintahannya?





Tariq Abbas maupun generasi muda lain yang disurvei oleh lembaganya Al Syaqaqy belum mempunyai gambaran pasti. Yang jelas mereka tidak khawatir dengan penyelesaian satu negara. Jumlah warga Palestina yang hidup di wilayah antara Sungai Yordania dan Laut Tengah lebih banyak dari warga Israel sendiri. Ini belum termasuk jutaan warga Palestina yang kini mengungsi dan tingkat kelahiran yang sangat tinggi.





Tentu tidak mudah mewujudkan satu negara yang dihuni warga Yahudi dan Palestina secara bersamaan, yang selama ini sudah mempunyai identitas masing-masing sebagai bangsa. Puluhan tahun kedua bangsa ini sudah menganggap antara satu dan lainnya sebagai musuh bebuyutan. Namun, pandangan generasi muda Palestina juga patut disimak. Mereka merupakan generasi penerus yang akan menentukan Negara Palestina ke depan.



Penulis: Ikhwanul Kiram Mashuri






















Kotak Hitam adalah Satu-satunya Kunci Misteri MH370





Temuan gambar dari satelit milik Cina menuai harapan baru bagi keluarga penumpang pesawat Malaysia Airlines. Satelit ini memotret obyek mengapung di koridor selatan Samudra Hindia dengan ukuran panjang 22 meter dan lebar 30 meter.



Mereka menduga benda itu bagian dari pesawat dengan nomor penerbangan MH370 yang hilang sejak 8 Maret 2014.



"Informasi lebih lanjut mengenai temuan ini akan diberitahukan kemudian," kata Pejabat Menteri Perhubungan Malaysia Hishammuddin Hussein dalam jumpa pers di Hotel Sama Sama, Sepang, Sabtu, 22 Maret 2014. Memang, puluhan pesawat dan kapal laut dikerahkan mengejar obyek tersebut.



Beberapa hari sebelumnya, perusahaan satelit Amerika, DigitalGlobe Inc, menemukan dua obyek mengambang pada posisi 43,58 Lintang Selatan dan 90,57 Bujur Timur di koridor selatan Samudra Hindia.



Satu obyek memiliki ukuran 24 meter dan lainnya sekitar 5 meter. Lokasi ini berjarak sekitar 2.500 kilometer barat daya Perth, Australia.



Namun pesawat Australia dan Selandia Baru yang menuju ke lokasi itu tidak menemukan kedua obyek tersebut. Kapal dagang Norwegia yang sedang berlayar dari Afrika Selatan menuju Melbourne--dan diminta pejabat Australia mendekati lokasi--juga tak melihat benda yang dicitrakan satelit DigitalGlobe itu.



"Sesuatu yang mengapung di lautan dalam waktu selama itu mungkin kini sudah tak lagi mengapung," kata Wakil Perdana Menteri Australia Warren Truss seperti dilansir Reuters, Jumat, 21 Maret 2014. Hal itu dimungkinkan karena citra satelit diambil Ahad, 16 Maret, sebelum dilansir empat hari kemudian.







Mike Poole, mantan Kepala Laboratorium Perekam Data Penerbangan Kanada, meminta kita jangan terlalu senang dulu dengan penemuan obyek yang mengapung di lautan.



"Jika Anda menemukan sayap, itu bagus, tapi apa yang akan Anda lakukan dengan itu?" tanya Poole yang kini jadi konsultan penerbangan.



Penyidik, kata dia, memiliki sumber daya yang terbatas dan masalah besar. Obyek-obyek itu adalah bagian dari keping teka-teki. "Perekam data penerbangan memiliki potensi untuk mengetahui penyebab kecelakaan."



Perekam data penerbangan (flight data recorder atau FDR) merinci aktivitas di dalam pesawat selama 25 jam terakhir. Perekam suara kokpit (cockpit voice recorder atau CVR) menangkap nada dan siklus setelah dua jam penerbangan.



Kita tahu, pesawat MH370 masih terbang selama lebih dari tujuh setengah jam sejak dinyatakan hilang pada 8 Maret lalu.



FDR dan CVR merupakan bagian dari apa yang sering disebut kotak hitam atau black box. Memang, fungsi kotak hitam adalah merekam pembicaraan antara pilot dan pemandu lalu lintas udara atau air traffic control (ATC) serta untuk mengetahui tekanan udara dan kondisi cuaca selama penerbangan.



Walhasil, semua aktivitas itu akan terekam dan tercatat. Memang, kata Poole, masih perlu diketahui apa yang sedang terjadi di dalam kokpit pada akhirnya.



"Jika ada keheningan selama dua jam terakhir, itu memberi tahu Anda terjadi sesuatu," katanya. Semua akan terkuak jika kotak hitam yang sebenarnya berwarna jingga (oranye) ditemukan.



ABCNEWS | TEMPO
























Saturday, March 22, 2014

Tinggalkan Popularitas, Rapper Jerman Ini Jadi Pejuang Suriah






MENJADI pejuang, bisa saja berasal dari berbagai kalangan. Seperti yang dilakukan oleh pria bernama Denis Cuspert ini, Ia bergabung dalam barisan terdepan mujahidin di Suriah.



Pria asal Jerman yang berlatar belakang seorang penyanyi rap atau rapper ini salah satunya. Setelah memeluk Islam, ia dikabarkan berjuang di Suriah untuk menggulingkan diktator Bashar al-Assad. Demikian seperti dikutip dari News.com.au pada September 2013.



Dilansir dari Times, rapper yang dikenal dengan nama populer Deso Dogg ini kemudian dikenal sebagai mujahidin Suriah dengan nama Abu Talha Al-Almani.







Nama kelahiran Deso Dogg adalah Denis Mamadou Cupert. Ia memulai karir rapnya pada tahun 1995 dan berhenti pada tahun 2010. Setelah masuk Islam, penyanyi rap terkenal di Jerman ini meninggalkan popularitas dan sorotan dunia. Ia juga dikenal dengan nama Abou Maleeq.



Rapper Jerman ini juga diberitakan sempat menjadi pemberitaan majalah Jerman Der Spiegel, menunjukkan kekhawatiran dan ketakutan para pejabat Jerman tentang mujahidin Jerman di Suriah.








Para pejabat Jerman cemas karena kemampuan Rapper Jerman yang masuk Islam, kemudian pergi ke Suriah dan bergabung dengan mujahidin di sana. Deso Dogg disebut-sebut telah menjadi alat propaganda.



Dia juga sempat menjadi pemberitaan karena rekaman video YouTube tentangnya muncul. Video berjudul "Deso Dogg a German rapper converts to Islam, goes to Syria to fight against the unjust", sempat menuai kontroversi.























30 FOTO: MOMEN TERBAIK DUEL EL-CLASICO DALAM FOTO





Barcelona dan Real Madrid akan bertarung di Santiago Bernabéu, Madrid, pada Minggu. Dua raksasa ini menjalani laga El Clásico ke-259. Sebuah pertandingan yang menjadi sorotan dunia sepak bola selama lebih dari satu abad. (*baca: Sejarah Awal Permusuhan Barcelona-Real Madrid)



Pertama kali bertemu pada 13 Mei 1902 - dengan kemenangan 3-1 untuk Barcelona - istilah El Clásico awalnya diperuntukkan bagi pertandingan yang dimainkan dua klub dalam satu kota di liga Spanyol.



Pertandingan tersebut kian menonjol karena persaingan antarklub semakin memanas, tak hanya di lapangan hijau saja, tapi merambat ke dunia politik dan menebarkan aroma permusuhan antara nasionalis Spanyol di Madrid dan ibu kota Catalan, Barcelona.



Nama El Clásico saat ini digunakan untuk menyebut pertemuan antara Madrid dan Barcelona, dan laga tersebut telah menjadi salah satu pertandingan terbesar di dunia, yang menghadirkan beberapa nama paling tersohor di dunia sepak bola dan juga disaksikan ratusan juta penonton di seluruh dunia.



Menjelang pertandingan terbaru mereka yang paling dinantikan di jagat sepak bola, Geser ke bawah untuk melihat koleksi momen terbesar dan pemain terbaik dalam sejarah Clásico.




El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Lionel Messi berhasil melewati hadangan trio pemain Madrid saat pertandingan leg pertama Piala Raja pada 24 Agustus 2012. Dalam waktu 10 tahun, penyerang asal Argentina itu sudah menyamai rekor Alfredo Di Stéfano yang menyarangkan 18 gol dalam pertandingan Clásico.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Punggawa Real Madrid, Cristiano Ronaldo, berteriak ke arah penggemar Barcelona setelah mencetak gol di Camp Nou di pertandingan La Liga pada 21 April 2012.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Pemain Barcelona, Lionel Messi, berpesta di Bernabéu, jauh dari penggemar setianya, setelah berhasil menjeblos gawang Madrid di laga semifinal Liga Champion leg pertama pada 2011, pertandingan yang menjadi puncak persaingan antara mantan manajer Pep Guardiola (Barcelona) dan José Mourinho (Madrid).





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Pemain Barcelona, Lionel Messi, dikerumuni rekan setimnya di Camp Nou pada Oktober 2012.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Para punggawa Barcelona mengepung Gerard Pique, setelah pemain belakang itu mencetak gol keenam saat timnya menggilas Real Madrid dengan skor 6-2 di Bernabéu pada 2 Mei 2009, kemenangan tersebut mengunci gelar liga Spanyol bagi Blaugrana. Hasil tersebut bisa dibilang menakjubkan, tapi itu bukanlah margin kemenangan terbesar dalam sejarah Clásico: Real Madrid pernah membantai Barcelona dengan skor 11-1 pada 13 Juni 1943 dan rekor tersebut belum terpecahkan hingga saat ini.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Carles Puyol melompat udara, merebut bola dengan pemain Madrid Ricardo Varene dalam laga leg kedua semifinal Copa del Rey pada 26 Februari 2013. Los Blancos unggul dengan skor 3-1, dengan agregat 4-2 dan berhasil mencapai final.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Ronaldo nampak berjalan ke tengah lapangan setelah Bercelona mencetak gol kedua di laga La Liga pada 29 November 2010. Barcelona memenangkan laga itu dengan skor 5-0, kemenangan terbesar ketiga dalam sejarah sepak bola.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Ronaldo (tengah) melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya setelah berhasil mencetak gol di babak tambahan laga final Copa del Rey 2011. Kedua klub telah bertemu sebanyak enam kali dalam final Piala Spanyol – meski ini menjadi kemenangan pertama Madrid dalam 21 tahun – dengan masing-masing memenangkan tiga laga.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Messi dan rekan satu timnya Cesc Fàbregas merayakan gol pemain asal Argetina tersebut saat laga leg kedua Supercopa de España di Camp Nou pada Agustus 2011. Messi mencetak tiga gol dalam dua laga, membuat Barcelona unggul 5-4.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Setahun kemudian, gelandang Madrid Gonzalo Higuaín melakukan selebrasi di bawah sorot lampu Bernabéu  setelah mencetak gol pembuka di leg kedua Supercopa de España. Skor ditutup dengan agregat 4-4, meski demikian skuat Real akhirnya menjadi tim yang berhasil memboyong tropi berkat peraturan gol tandang.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


David Beckham, bagian dari skuat Galácticos Madrid, bersama Luís Figo, Zinedine Zidane and Ronaldo melakukan lemparan ke dalam saat laga kemenangan 2-1 untuk timnya pada Desember 2003.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Penyerang Real Madrid, Alfredo Di Stéfano, (kiri) menyaksikan bola bergulir saar petandingan semifinal Piala Eropa di Madrid pada 21 April 1960. Di hadapan 100.000 pendukung setianya, Madrid meraih kemenangan 3-1, sebelum akhirnya memenangkan leg kedua dengan skor serupa dan berjaya di turnamen Eropa itu untuk kelima kalinya berturut-turut.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Dalam laga yang sama, Cunningham mencoba mencari posisi di formasi Barcelona saat Real melakukan tendangan bebas di Bernabéu. Barcelona memenangkan laga itu dengan skor 3-2.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Kapten Real Madrid José Martínez Sánchez – yang dikenal sebagai Pirri – beraksi dalam laga pada September 1979.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Pemain Barcelona Gary Lineker (kiri) dan pemain Madrid José Antonio Camacho mengejar bola dalam laga yang berakhir imbang 1-1 pada Oktober 1986.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Dalam laga imbang 1-1, pemain Barcelona Josep Moratalla menjegal pemain Madrid Hugo Sanchez pada Oktober 1986.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Di laga yang sama, penyerang Madrid Davor Suker ( tengah ) bergumul dengan pemain belakang Albert Ferrer(kiri) dan Miguel Angel Nadal.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Bintang Barcelona asal Brazil Ronaldo (kiri) – pemain yang kemudian hijrah ke Madrid – berebut bola dengan pemain tengah asal Belanda Clarence Seedorf saat laga semifinal Piala Spanyol pada Januari 1997.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Pada Oktober 2000, pemain tengah Barcelona asal Belanda Phillip Cocu berebut bola dengan penyerang Madrid Raúl González saat laga La Liga yang dimenangkan klub Catalan dengan skor 2-0. Raúl mencetak 15 gol untuk Los Blancos di 37 laga Clasico.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Mantan pemain timnas Inggris Laurie Cunningham menggocek bola melewati dua pemain dalam laga Clásico  pada 23 September 1979.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Pemain depan Madrid yang penuh semangat Juanito beraksi melawan Barcelona pada 1979.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Pemain tengan Madrid Vicente Del Bosque (tengah) – yang berhasil menyabet gelar La Liga sebagai pemain dan manajer terbaik di Real Madrid – berhadapan dengan Blaugrana  di musim 1979-1980.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Di laga yang sama, Ronaldhino memeluk rekan satu timnya Samuel Eto’o (kiri) setelah sang striker berhasil mencetak gol pembuka di Bernabéu.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Gelandang Barcelona Ronaldhino menunjuk ke udara setelah mencetak gol di laga La Liga di Madrid pada 19 November 2005. Pemain asal Brazil menjadi pemain paling gemilang dalam laga Clásico tersebut, mencetak dua gol dan memukau penonton dengan keterampilannya hingga membuat pendukung Barca dan Real berdiri dan bertepuk tangan.






El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Winger Madrid, Steve McManaman dijegal pemain Barcelona Marc Overmars di pertandingan semifinal Liga Champion leg pertama di Camp Nou pada April 2002. Los Blancos kemudian meraih kemenangan 2-1, dan gol kedua dicetak McManaman.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Kapten Real Madrid Manuel Sanchís (kedua dari kiri) memimpim timnya dalam laga yang berakhir imbang dengan Barcelona 2-2 pada September 1998. Sanchís memegang rekor pemain yang tampil paling banyak di laga El Clasico dengan 42 kali penampilan antara 1983 hingga 2001.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Mantan penyerang Liverpool Michael Owen, yang bergabung bersama Madrid di era Galácticos, melakukan selebrasi setelah mencetak gol keempat untuk kemenangan 4-2 Los Blancos atas pesaingnya pada April 2005. Sayangnya, Barcelona lah yang berhasil tersenyum lebar, setelah unggul empat poin di atas Real.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


David Beckham mengejar pemain Barcelona Edgar Davis, yang bergabung dengan klub Catalan tersebut dengan status pinjaman dari Juventus di pertengahan musim 2003-2004, dalam laga pada April 2004.





El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)


Gelandang Real Madrid Luis Figo berjalan untuk melakukan tendangan sudut di depan pengawalan polisi di Camp Nou pada 23 November 2002, di sebuah pertandingan untuk memperingati kembalinya winger Portugal itu ke mantan klubnya Barcelona. 






Figo membuat berang penggemar Blaugrana dengan beralih ker rival abadi mereka dua tahun sebelumnya, dan karena penggemar tuan rumah mengamuk, dia kemudian menghadapi sejumlah serangan dan serbuan berbagai benda - termasuk kepala babi dan sebotol wiski - di laga yang dikenal sebagai “Derbi de la Verguenza” - atau “Derbi Memalukan”.




El Clásico (© Back Page Images/Rex Features)




Pemegang rekor Barcelona Xavi Hernández, setelah mencetak gol saat melawan Madrid pada November 2011, telah tampil dalam 38 laga sejak 1998.





















Inilah Transkrip Lengkap Percakapan 54 Menit Terakhir MH370





Harian The Telegraph Inggris memuat percakapan 54 menit terakhir pesawat Malaysia Airlines yang hilang. Para analis mengatakan urutan pesan muncul "sangat rutin" dan ada dua percakapan yang terdengar aneh.



Yang pertama adalah pesan dari kokpit pada 01.07, mengatakan pesawat Malaysia Airlines itu terbang pada 35.000 kaki. Pesan ini mengulangi pesan yang disampaikan enam menit sebelumnya.



Tapi itu terjadi pada saat yang genting: pada 1.07 ACARs pesawat Malaysia Airlines mengirimkan pesan terakhirnya sebelum dinonaktifkan, diduga karena disengaja. Sebuah transponder terpisah telah dinonaktifkan pada 01.21 namun peneliti percaya ACARs MH370 ditutup sebelum 1.19 saat Hamid menyatakan kata "Selamat malam."



Hal lain yang aneh, salah satu alasan yang menimbulkan untuk kecurigaan bahwa hilangnya pesawat Malaysia Airlines itu bukan kecelakaan, adalah terputusnya komunikasi dan membelok-tajamnya pesawat Malaysia Airlines itu terjadi pada saat serah terima dari pengawas lalu lintas udara di Kuala Lumpur dengan pengawas di Ho Chi Minh City.



Berikut percakapan 54 terakhit sejak persiapan lepas landas hingga menghilangnya MH370:



Menara Kontrol Kuala Lumpur



00.36.30

MH370: ATC, ini MH370, selamat pagi

ATC: Selamat pagi, MH370, Ini menara kontrol KL. Tolong ke A10 32R



00.36.50

MH370: A10, MH370 kopi.



00.38.43

ATC: MH3670 silakan ke runway dari 32R A10

MH370: runway dari 32R A10, dikopi.



00.40.38

ATC: MH370, posisi 32R, runway siap. diizinkan take off. selamat malam.





Bandara KL



00.42.05

MH370: MH370 meninggalkan bandara



00.42.10

ATC: posisi MH370 terkonfirmasi, ketinggian 180, ikuti perintah, berbelok ke kanan, target IGARI waypoint.



00.42.40

MH370: Baik, ketinggian 180, menuju IGARI waypoint, MH370 kopi.



00.42.52

ATC: MH370, Anda memasuki KL Radar 132,6, selamat malam

MH370: 132,6, dikopi.





KL Radar



00.46.51 

MH3670: KL ATC, ini MH370

ATC: MH370, silakan naik ke ketinggian 250



00.46.54 

MH370: MH370 naik ke ketinggian 250



00.50.06 

ATC: MH370, naik ke ketinggian 350



00.50.09

MH370: Ini MH370, naik ke ketinggian 350



01.01.14 

'MH370: MH370 pada ketinggian 350



01.01.19 

ATC: MH370



01.07.55

MH370: MH370 berada pada ketinggian 350 (padahal sudah disampaikan sebelumnya oleh mereka, red)



01.08.00 

ATC: MH370



01.19.24 

ATC: MH370, silakan mengontak Ho Chi Mink City 12,0, selamat malam.



01.19.29

MH370: baik, selamat malam.



Setelah percakapan ini, tak ada laporan ke pengawas di Ho Chi Minh City. MH370 juga sudah tak bisa lagi dihubungi.



TELEGRAPH | TEMPO




















Terungkap! Percakapan 54 Menit Terakhir MH370





Percakapan 54 menit terakhir dari kokpit pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang terungkap. Harian The Telegraph Inggris melansir transkrip percakapan antara kopilot dan menara kontrol serta pengendali lalu lintas udara lainnya, sejak mulai pesawat mengudara. (baca: Transkrip Lengkap Percakapan 54 Menit Terakhir MH370 )



Percakapan dilakukan hingga pertukaran dari titik di mana para penyelidik meyakini pesawat sudah disabotase, serta kata-kata terakhir dari kopilot Fariq Abdul Hamid (27), "Baiklah, selamat malam."



Para analis mengatakan urutan pesan muncul "sangat rutin". Namun ada dua, kata mereka percakapan yang terdengar aneh.



Yang pertama adalah pesan dari kokpit pada 01.07, mengatakan pesawat Malaysia Airlines itu terbang pada 35.000 kaki. Pesan ini mengulangi pesan yang disampaikan enam menit sebelumnya.



Tapi itu terjadi pada saat yang genting: pada 1.07 ACARs pesawat mengirimkan pesan terakhirnya sebelum dinonaktifkan, diduga karena disengaja. Sebuah transponder terpisah telah dinonaktifkan pada 01.21 namun peneliti percaya ACARs ditutup sebelum 1.19 saat Hamid menyatakan kata "Selamat malam."



Hal lain yang aneh, salah satu alasan yang menimbulkan untuk kecurigaan bahwa hilangnya pesawat itu bukan kecelakaan, adalah terputusnya komunikasi dan membelok tajamnya pesawat Malaysia Airlines itu terjadi pada saat serah terima dari pengawas lalu lintas udara di Kuala Lumpur dengan pengawas di Ho Chi Minh City.



"Jika saya akan mencuri pesawat, maka pada titik ini saya akan melakukannya," kata Stephen Buzdygan, mantan pilot British Airways yang berpengalaman menerbangkan Boeing 777. "Ada sedikit ruang dan itu itu satu-satunya waktu selama penerbangan yang tak diawasi dari darat (pengawas)."



Rincian percakapan ini menambah spekulasi atas nasib MH370, apakah karena kecelakaan atau pembajakan. Transkrip ini juga menunjukkan bahwa jika pilot Malaysia Airlines itu terlibat, mereka sangat berhati-hati untuk menyembunyikan niat mereka yang sebenarnya.



Puluhan kapal dan pesawat terus mencari area di lepas pantai Australia di mana puing-puing, berpotensi dari MH370, ditemukan oleh satelit mata-mata awal pekan ini.



Malaysia telah mulai menghubungi beberapa negara yang memiliki peralatan deteksi laut dalam untuk membantu dalam apa yang mungkin akan menjadi pencarian panjang untuk kotak hitam pesawat. Area ini mencakup luas 9.000 mil persegi di perairan hingga kedalaman 13.000 kaki dengan arus dalam yang kuat.



(*TELEGRAPH/TMPO)




















Wiro Sableng #133 : 113 Lorong Kematian

WIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito Episode : 113 LORONG KEMATIAN KEINDAHAN dan ketenangan Telaga Sar...